Saturday, June 04, 2005 

Apa Kata Mereka ?

Sampai saat ini banyak (dalam orde puluhan) anggota Tianshi yang telah meraih sukses. Mereka ini telah mencapai minimal peringkat Bronze Lion, dimana penghasilan Sharing International Bonus telah mereka dapatkan tiap bulannya yang besarnya di atas Rp 100 juta.


Berikut beberapa nama yang terkenal di Tianshi karena kisah, pendapat dan jasanya pada Tianshi. Apa komentar mereka tentang suka duka selama menggeluti bisnis MLM Tianshi. Berikut beberapa cuplikan dari beberapa sumber.



Ir. H. Trisulo MM. MBA.
(dikutip dari tabloid Global Net Edisi 03, Tahun I, Maret 2003)

Pada tahun 1993, Trisulo pernah bergabung dengan MLM asal Amerika dan kesannya adalah MLM merupakan bisnis yang luar biasa karena menyajikan beribu tantangan.

Masuk sebagai anggota Tianshi melalui Rudi Muhammad Nur yaitu teman dalam bisnis MLM sebelumnya. Pada awal perjalanannya di Tianshi Trisulo merasakan tidak semulus yang dibayangkan. Ketika mengajak teman-temannya mereka tidak percaya dan menolak untuk bergabung bisnis Tianshi. Juga dari lingkungan keluarganya, mereka tidak mau percaya pada bisnis Tianshi.

Kemudian Trisulo mengalihkan prospeknya pada orang-orang yang baru dikenalnya, yang kemudian memprospek Louis Tendean. Satu demi satu orang yang baru dikenal diajak bergabung Tianshi, dan peringkatnyapun melaju naik dengan penghasilan yang terus bertambah tiap bulannya. Naik haji tahun 2002 ketika peringkatnya Bintang 7 dan setelah pulang dari naik haji peringkatnya menjadi Bintang 8. Mendapat mobil BMW pada 20 Mei 2002 di Jakarta (lihat halaman 'Info').

Trisulo terbiasa berpikir bukan hanya untuk dirinya melainkan juga untuk jaringan dan timnya. Dengan titik tolak konsep dasar pemikiran itulah maka lahirlah Lion Network International (LNI) untuk men-support system pengembangan Tianshi dengan menyediakan CD, buku pegangan serta brosur dsbnya, juga bagaimana mengembangkan jaringan dengan 7 langkah sukses-nya.

Trisulo berpendapat bahwa Tianshi mempunyai prospek jangka panjang yang bagus karena bermodalkan 4 pilar bisnis, untuk mengantisipasi datangnya era globalisasi, yaitu:

1. Perusahaan atau company profile, merupakan perusahaan besar yang bonafide dan telah dipasarkan di lebih dari 100 negara.

2. Keunggulan produk yang berkualitas dengan image pengobatan Cina yang merupakan resep ribuan tahun dan diakui di seluruh dunia.

3. Marketing Plan yang adil dan menjanjikan.

4. Supporting system yaitu jalan menuju sukses.



Tip sukses menurut Ir. H. Trisulo MM. MBA.

1. Mempunyai impian yang sangat kuat untuk sukses.

2. Yakin untuk bisa mewujudkan impian

3. Komitmen, yakni berani membayar harga untuk sukses yang berupa investasi waktu, tenaga dan biaya. Tidak ada alasan.

4. Konsisten (berkelanjutan) dan harus sabar.





Louis Tendean.
(dikutip dari majalah Mitra Sukses Edisi 05, 2003)

Louis memulai bisnis MLM sejak 1993, jauh sebelum Tianshi masuk Indonesia. Saat itu Louis adalah orang yang paling berpengalaman keluar masuk MLM dan mempelajari Marketing Plan dari banyak MLM yang beredar di Indonesia.

Pada akhir tahun 2000 (?) masuk sebagai anggota Tianshi, dan mulai awal tahun 2001 Louis telah berkomitmen penuh untuk mengembangkan jaringan di Tianshi. Mendapat mobil BMW pada 20 Mei 2002 di Jakarta (lihat halaman 'Info'). Pada saat ini (Oktober 2003) Louis Tendean adalah orang terkaya dalam bisnis MLM dengan penghasilan per bulan sekitar Rp 500 juta yang didapat dari Tianshi (termasuk bonus Sharing Internasional) pada peringkat Diamond Gold Lion Dua Bintang.

"Hampir semua jenis MLM pernah saya jalani. Namun selalu terbentur dengan masalah-masalah perusahaan itu sendiri."

"Bagi saya bisnis MLM menjadi bisnis yang menyebalkan. Mengapa ? Karena saya tidak pernah bisa mencapai sukses dalam bisnis ini."

Kemudian Louis masuk bisnis konvensional, yang bisa memberikan penghasilan minimal 10 juta per bulan.

"Ini nyata saya rasakan bila dibandingkan dengan hasil yang saya peroleh dari bisnis MLM saya pada waktu itu. Sebab sebelumnya, saya belum pernah mendapat penghasilan sebesar itu dari bisnis MLM".

"Sedangkan cita-cita saya ingin menjadi orang kaya dan banyak waktu. Saya tidak suka mencari uang dengan bekerja terus menerus. Berbeda dengan MLM, kita bekerja hanya awalnya saja, setelah jaringan terbentuk, kita dapat menikmatinya terus menerus seumur hidup bahkan dapat diwariskan.'

Ketika Louis diajak masuk Tianshi oleh Trisulo:

"Waktu itu saya katakan kepada pak Trisulo bahwa waktu saya hanya 5 menit, artinya saya menolak. Tetapi pak Trisulo membuktikan bahwa ada seorang mahasiswi yang dalam waktu setahun menjalankan bisnis Tianshi berpenghasilan satu milyar perbulan plus mobil mewah, saya mulai tertarik."

"Baru setelah beberapa kali bertemu, saya putuskan untuk bergabung dengan Tianshi. Karena apa, saya lihat di Tianshi ini bisnisnya begitu mudah dan terlalu sempurna menurut saya. Ibaratnya saya belum keringatanpun saya sudah dapat BMW. Segala sesuatu yang negatif di MLM pada masa lalu, tidak saya temui di Tianshi. Maka sejak awal tahun 2001 saya mulai menjalankan bisnis Tianshi dengan komitment penuh."



Tip sukses menurut Louis Tendean

1. Impian yang kuat. Tanpa impian yang kuat, akan sulit bagi kita untuk berani menghadapi kegagalan.


2. Keyakinan yang kuat. Kalau kita sudah punya mimpi tetapi tidak yakin dengan apa yang kita pilih, kita tidak akan sukses.


3. Kita harus menanamkan bahwa kita adalah orang yang sukses dalam alam bawah sadar kita.


4. Tindakan. Bertindaklah mengikuti sistem maka sistem akan bekerja untuk anda.


5. Doa. Doa adalah kekuatan yang sangat luar biasa. Ingat, Tuhan tidak tidur !

 

Sukses K. Angelus Solapong

angel

Wawancara langsung 24 Juli ,2002 Jam 3.30 pm di mall ambassador Mega Kuningan, Jakarta Selatan

1. Selamat Pagi Pak, mohon singkat dan jelas saja. Sebutkan nama, asal dan latar belakang anda ?
Lahir di maumere, sika, Flores pada tahun 1969.

2. Latar Belakang Pendidikan Bapak ?
Sekolah SD di sika, SMP di Maumere, SMA di Larantuka baru berikutnya hijrah ke Bandung , kuliah di Universitas Maranata.

3. Mengenai Pekerjaan, Bisnis & Apakah sudah banyak pengalaman di MLM ?
Kisah perjalanan saya memang amat panjang dan berliku- liku. Pada saat lulus SMA, saya putuskan untuk menjadi Tour Guide di bali ( selama 1 tahun ), pekerjaan menyambut Tourist datang dengan kapal pesiar. kemudian diangkat sebagai Pegawai negeri di dinas pariwisata maumere di bagian informasi., masih tidak puas dengan keadaan pada waktu itu. saya putuskan untuk pindah ke jawa , kuliah di bandung, ikutan saudara ...lucunya beli ticket tanpa sepengetahuan orang tua, maaf ..yang saya takutkan mereka tidak mau melepas saya. Setelah di bandung ...aktif di gereja di paduan suara ( kord ), kenalah orang yang namanya frans dari batak. kemudian kerja di bagian industri musik, pembuat gitar akustik dengan gaji Rp.90.000 sebulan...disaat saya bekerja , semua kebutuhan amat kurang dan saya perlu uang lebih. Timbulah ide untuk menjual gitar recycle / yang tidak terpakai...saya beli dari pemiliknya seharga Rp30.000..kemudian saya jual kepada para pengamen dijalan sebesar Rp.90.000 sebuah...nah dari sini saya untung, akhirnya berhenti bekerja di bagian pembuatan, saya hanya beli gitar recycle, saya jual lagi..lumayan dapat jutaan sebulan, sehingga bisa ambil kuliah. Pada saat kuliah di Universitas maranata cukup cepat, hanya 4 tahun saja dan lumayan lancar ( tetap sambil jualan buku rohani, gitar, bikin bazaar kecil - kecilan, pokoknya menghasilkan uang untuk bayar kuliah )...setelah lulus , saya melamar di salah satu bank ternama Indonesia, akan tetapi gagal. Kemudian saya diterima di salah satu perusahaan otomotif jepang, dapat kerja kontrak selama 3 tahun di jepang......, sekembalinya dari jepang saya punya cukup modal, saya mencoba menjadi wirausaha yaitu medirikan Tabloid , bikin event organizer ( putra entertainment ), ternyata bisnis gagal dan bangkrut, saya pindah haluan yaitu beli mobil dan buka rental car, buka toko onderdil komputer plus warung bakso....semua usaha sudah saya coba ! akhirnya saya mengalami kegagalan / masa - masa pahit pada bulan februari 2001...semua bisnis saya hancur dan menyedihkan sekali, pada saat itu pula ayah tercinta dipanggil oleh yang kuasa...saya pulang ke flores. Kemudian sempat linglung di Bali,..saya masih punya opsesi terpendam saat itu. Maka saya putuskan untuk kembali ke Jakarta, 3 bulan nothing to do ! stress, depressi ! mau kemana arah hidup ini ?
Suatu ketika, pada saat saya jalan, saya dipukuli habis oleh orang gila !! Hah , mengapa orang gila itu memukuli saya ? ternyata nurani saya dibangunkan oleh tuhan.....Jangan gila seperti orang ini ! Tuhan tidak akan mencoba di luar kemampuan saya ! Sempat saya di undang presentasi Tianshi di Hotel Perdana Wisata Bandung,...sampai 10 x ! nggak pernah datang, nah pada undangan ke 11 saya datang dengan naik angkot ! Oh tuhan, saya naik angkot lagi, seperti saat saya kuliah dulu...benar - benar sedih, ingin menangis saat itu. Di hotel perdana saya mendapat presentasi oleh Bpk.Louis Tendean,...Ahk Ini Bisnis MLM lagi ? bayangan saya susah dan sulit . Setelah saya baca buku presentasi dan lihat kaset videonya, ..tiba - tiba saya teringat Bp.Hasegawa dari jepang ( kita berteman , pada saat saya kerja di jepang tahun 1999 ). Nah,..ini khan bisnis yang Bp.Hasegawa omongin pada saat itu,.....Tanpa pikir panjang, saya gabung di Tianshi pada Tanggal 8 Juni 2001. Mudah - Mudahan pengalaman ini berharga, dan anda punya nasib lebih baik dari saya ..ha ha ha.

4. Apa Pendapat Bapak tentang Bisnis MLM di Indonesia ?
Banyak orang masih merasa asing, dan mengapa harus menjalankan bisnis MLM ? Karena ada juga yang mereka telah gagal dan ahirnya berpikiran negatif terhadap bisnis ini.

5. Mengapa kebanyakan orang enggan terjun dalam Bisnis MLM ?
MLM sangat dirugikan adanya praktek - praktek bisnis ilegal seperti money games, piramida yang jelas - jelas membikin orang bangkrut dan merugikan banyak orang.

6. Apa Pendapat Bapak tentang Kondisi Perekonomian dan Tingkat Pengangguran yang Tinggi ?
Jika kita jeli dan berpikir jauh kedepan, inilah saat yang paling tepat untuk kita berpikir, bagaimana kita bisa menghasilkan passive income ? yaitu pada saat tertentu kita tidak lagi aktif bekerja di perusahaan, kita punya penghasilan lain yang nggak kalah besar dan menguntungkan. Begitu juga dengan keadaan ekonomi, tingkat pengangguran yang tinggi, kita dituntut jeli dan kreative mengembangkan diri agar tidak terlindas oleh persaingan hidup yang amat sangat ketat. Nah....saya temukan semua jawaban itu di Tianshi Bisnis.

7. Apa Upaya / Saran bapak untuk mengatasi masalah ini dengan skill dan kemampuan yang anda miliki ?
Dengan pengalaman dan wawasan yang saya miliki, pernah saya berpikir bahwa jakarta adalah segalanya. Namun anggapan itu kurang tepat, karena masih ada negara yang lebih maju dan berkembang lagi, yaitu jepang. Melihat itu semua, banyak negara miskin mengirim tenaganya ke jepang untuk belajar, terjadinya era - pergeseran Ilmu, teknologi menuju era - informasi digital, serba cepat. Orang Tua jepang terkenal workaholic ! Gila kerja, tetapi lain dengan golongan muda jepang,..mereka nggak mau lagi kerja di Pabrik , bangunan dan industri berat lainnya. Ternyata mereka bekerja secara pintar / SMART. Mereka berpakain rapi, sering mengadakan pertemuan di Hotel dll, mereka banyak terjun di Network Marketing / MLM dan menghasilkan Passive Income. Hanya di Indonesia....belum banyak mengenal MLM. Menurut perkiraan saya, antara tahun 2002 sampai - 2010 adalah masa booming MLM di Indonesia.

8. Mengapa anda tertarik di Bisnis Tianshi ?
Dengan Misi & Visi Tianshi yang bagus " menyehatkan umat manusia, melayani masyarakat. Saya ingin berbagi kepada semua orang.

9. Apa yang sudah Bapak capai di Bisnis Tianshi ?
Saya sudah berwisata ke pabrik Tianshi di Jepang, penghasilan yang terus meningkat ( sekarang sekitar Rp.15 juta sebulan , dan terus meningkat ) , bulan Oktober 2002 ini saya akan menerima mobil BMW di Berlin, Jerman.
Sekedar pembaca ketahui, sembari wawancara kita asyik makan mee goreng dan minum es jeruk bersama di salah satu cafe terkenal di mall ambassador. Ingin tahu lebih jauh ? silahkan teruskan membacanya.
10. Apa target anda di 1 tahun ke depan ?
Mengalami kebebasan finansial.....Freedom of Life ! Keliling Dunia...saya yakin ini bukan impian , tetapi segera akan terwujud.

11. Anda khan sering mengadakan banyak presentasi, home sharing dan business meeting di banyak tempat, nah bagaimana jika anda mengalami perlakuan yang tidak mengenakan dan penolakan bisnis misalnya ?
Saya tetap optimis dan menghargai setiap opini ataupun tanggapan dari mereka, saya mengucapkan selamat bahwa mereka tidak bergabung, Bisnis Tianshi akan tetap maju dan berkembang,....jika semua orang bergabung , wah...kita nggak bisa tidur lho ? habis mau kemana lagi cari rekanan bisnis / parner, jika semua orang sudah gabung di Tianshi ? ha ha ha....

12. Mengapa Anda begitu percaya akan sukses di Tianshi ?
Karena Tianshi punya segalanya !

13. Apakah bapak bersedia membantu mereka yang tertarik dalam Bisnis Tianshi ?
Dengan senang hati dan terbuka luas buat anda semua di indonesia.

14. Apakah Prestasi , Karir Anda terus meningkat di Bisnis Tianshi ?
Ya..seiring perkembangan bisnis Tianshi , jika bekerja sebagai karyawan tentunya tidak secepat ini.

15. Menurut Anda, kerjasama Team yang solid dan luar biasa itu yang seperti apa ?
Partnership, Bersikap Positif, Saling membantu, Jangan Perang Dingin, selalu menjalin Komunikasi secara baik. Karena bisnis ini adalah bisnis bersama, maka kita harus memberikan keseimbangan dalam bertindak.

16. Apakah bisa orang yang belum banyak mengenal MLM / Network Marketing bisa sukses seperti anda ?
Kenapa Tidak ? Seperti saya yang notabene buka seorang MLM sebelumnya.

17. Mengapa banyak orang takut / kurang berminat menjalankan bisnis MLM, sementara banyak mereka dari kalangan Dokter, Ilmuwan, Artis, Cendekiawan, Guru terjun ke dalam bisnis ini secara serius ?
Karena mereka berfikir jauh ke depan dan bekerja secara smart, dengan satu dayung, dua tiga langkah terlampaui..!

18. Seandainya ada mahasiswa, pedagang, karyawan, pegawai negeri . Bisakah mereka sukses di Bisnis Tianshi ?
Banyak sekali dari mereka beragam profesi, sukses menjalankan bisnis Tianshi karena serius dan fokus. nah..andapun pasti bisa ! bahkan untuk para mahasiswa , pekerjan, business men yang ada di luar negeri , anda bisa membuat bisnis Tianshi anda berkembang besar ke seluruh penjuru dunia. Tianshi sudah berada di hampir 86 negara di dunia. Jadi membangun pipa - pipa bisnis itu seprti apa ? contohnya : Jika anda sedang belajar atau kerja di USA atau Jerman misalnya , anda bisa gabung di bisnis Tianshi ini dan mengembangkan disana, setelah anda kembali ke Indonesia, anda sudah menanam asset yang tidak ternilai besarnya, business anda melebar dan menggurita. Untuk itu patut anda simak penuturan rekan saya ( edi maryono ) berikut ini :
Menjalin Network, Membangun Passive Income

19. Terakhir Pak, Apa Kiat - kiat & tips agar bisa sukses seperti anda di Bisnis Tianshi ?
Jangan berhenti jika mengalami kegagalan,..jangan work hard, tetapi work smart . Lihat jauh ke depan, dan anda selangkah lebih maju dari yang lain. Jika seduah demikian, saya yakin, andapun pasti bisa seperti saya, bahkan lebih.

ini mobil Yg di Peroleh Bpk angel dr Tianshi:
z 1 nc

 

EFFENDY PERAIH PENGHARGAAN TERMUDA DI INDONESIA

Bagaimana kisahnya?
Ikuti yuk … sepak terjangnya

Setiap orang menginginkan hidup yang enak
Setiap orang ingin dirinya dibebaskan dari problem
Kenyataannya ………………… warna-warni situasi mengelilingi manusia
Sehingga harus siap menghadapi, memilih, memutuskan, dan melakukan agar dirinya tetap survive (hidup)

Seperti halnya yang telah dilakukan oleh Effendy
Dirinya tak ingin larut dalam kesedihan tetapi berani menghadapi kenyataan dan mengamabil keputusan serta go on to success melalui bisnis MLM di Tianshi


Prestasinya Bersumberkan dari Rasa Penyesalan dan Ingin Merubah Kehidupan

Jejaka yang memiliki tubuh sedang, berkulit kuning ini bertipe baby pace maka tak mengherankan meski ia dilahirkan 27 tahun lalu di Ujung Pandang, namun nampak ia masih sangat muda seperti seorang remaja yang baru lulus SLTA. Dalam usianya yang masih muda itu, prestasinya telah membuat decak kagum semua orang.
Pemuda “mungil” yang mengantungi semangat juang yang menggelora itu, meninggalkan kota kelahirannya sekitar tahun 1996. Kota pertama yang diinjaknya adalah Balikpapan, Kalimantan timur. Tahun 1998 barulah hijrah ke Bandung untuk mengadu nasib dan memperoleh kemajuan hidup. Tekad utamanya adalah untuk dapat hidup mandiri sehingga tidak lagi menjadi beban orang tuanya.
Berkat keuletannya itu Effendy tertambat di perusahaan obat dan dipercaya sebagai tenaga Sales Representative Medical. Kepercayaan dan tanggung jawab yang telah diberikan perusahaan, merupakan kegembiraan dan tidak disia-siakan. Ia melaksanakannya secara tekun.
Baginya bekerja adalah belajar, bukan ssemata-mata mencari uang. Alasannya, menurut Effendy apabila bekerja untuk mencari uang tidak akan diperolehnya. Kemudian ia mengungkapkapkan bahwa pamannya yang bekerja puluhan tahun dan telah memiliki posisi direktur, tetapi gajinya dirasakan masih kurang. Dengan gambaran itulah dirinya telah ingin memiliki usaha sendiri, meski bentuk usahanya belum terbayangkan, sehingga pekerjaan yang telah dipercayakan padanya tetap ditekuni.
Di tengah perjuangannya, Effendy tak membiarkan peluang-peluang yang menghampiri dirinya, yang terpenting pekerjaan utamanya tidak terganggu. Filosofinya adalah belajar dari Tarzan, yakni setiap langkah memegang erat akar yang menjadi penopangnya. Sehingga sebelum memperoleh kejelasan dan kemantapan, penopang utamanya tak mau dilepaskan.
Oleh karena itu, dia mencoba menangkap berbagai peluang yang dipandang mendatangkan harapan baru di antaranya adalah peluang bisnis network marketing. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan impiannya.

Alasan masuk Tianshi

Penghasilan dari pekerjaan yang ditekuninya dirasakan belum cukup untuk hidup. Maka dia menginginkan penghasilan Rp 5.000.000,-/bulan.
Pernah mengalami kesulitan yang luar biasa, yaitu:
a. Saat ayahnya sakit keras dirinya tidak memiliki uang, akhirnya untuk bertemu dengan ayahnya hanya mampu naik kapal laut kelas ekonomi. Ingin naik pesawat tapi apa daya uang tak ada.
b. Ketika ayahnya sakit keras dan dirinya ditelepon hingga 10 kali, tetapi tak bisa berbicara, karena Effendy sedang berada di luar. Informasi itu didapat dari temannya melalui tulisan yang ditempel dipintu kamarnya, bahwa ayahnya di Makasar menelepon Effendy sebanyak sepuluh kali. Situasi ini sungguh sangat serius, tetapi sayang dirinya tidak bisa menelepon ayahnya secara langsung. Lalu Effendy berpikir alangkah senangnya jika memiliki HP (Hand Phone) sehingga ayahnya dapat berbicara langsung setiap saat, namun sayang saat itu dia hanya memiliki sebuah alat komunikasi pager. Kemudian Effendy berencana pada esok hari jam 05.00 WIB (subuh) dirinya akan ke wartel untuk menelepon ayahnya. Namun di pagi buta pukul 04.00 WIB memperoleh berita melalui telepon dari pamannya di Makasar bahwa ayahnya meninggal dunia. Saat itu dirinya sangat sedih dan menyesal. Dalam keadaan berduka ia harus pulang ke Makasar. Berkat bantuan dana dari ibu dan saudara-saudaranya, hari itu juga Effendy dapat terbang ke Makasar. Sesampainya di Makasar, ia bersama ibu dan saudara-saudarnya memberikan salam hormat terakhir kepada almarhum ayahnya tercinta yang telah menghadap Tuhan Yang Maha Esa.
Mulai saat itu Effendy terpacu untuk bekerja keras (sebab ayahnya almarhum juga pekerja keras) dan bisa membeli HP. Baginya HP bukan untuk “gaya-gayaan”, melainkan sebagai alat komunikasi penting dengan keluarga maupun orang lain.
Ingin mengubah hidup secara baik dan halal dan ingin hidup sederhana tapi mampu memenuhi kebutuhan yang diinginkan.
Ingin memiliki usaha sendiri.

Memasuki Tianshi

Sebelum masuk Tianshi, Effendy telah mencoba pada dua perusahaan MLM dan dijalani selama kurang lebih dua tahun. Pada perusahaan MLM yang pertama tidak menghasilkan apa-apa, karena selama setahun menjalani bisnis MLM jaringannya hanya berjumlah satu orang. Sehingga bonusnya tak pernah diperoleh. Pada perusahaan MLM yang kedua, hasilnya masih sama belum menggembirakan. Keadaan ini tidak membuat Effendy menjadi kendur ataupun putus asa. Di tengah kevakuman, kebimbangan dan ketidakpastian, pada Desember 2000 datanglah Louis Tendean yang juga merupakan orang kenalan lama, sebab dia pernah mengajaknya pada perusaan MLM yang belum menghasilkan tersebut. Dalam pertemuannya tersebut, Louis Tendean menginformasikan bisnis mlm Tianshi. Oleh karena Louis selalu memperhatikan potensi yang ia miliki maka Effendy pun menyambutnya dengan senang hati sebelum memutuskan untuk bergabung di Tianshi, ia mengikuti pertemuan yang dibawakan oleh Trisulo di Bandung, setelah itu Louis mengajaknya ikut seminar di Jakarta. Setelah mengikuti pertemuan dan terutama seminar dari Jakarta, hatinya merasa terbakar perihal bisnis MLM di Tianshi, karena berbeda dengan perusahaan MLM lain yang sebelumnya dia kenal dan jalani. Meski Effendy saat itu tidak mempunyai uang untuk menjadi anggota Tianshi, ia berusaha agar dapat segera bergabung. Berkat dukungan dan motivasi Louis Tendean, akhirnya Effendy bergabung di Tianshi dengan posisi bintang dua.

Awal perjalanan di Tianshi

Di awal perjalanannya dirasakan memang sulit, karena alat bantunya tidak memadai, hanya selembar photo copy, brosur tentang Tianshi dan berbahasa mandarin. Tetapi karena semangat dan tekadnya yang kuat, kemauan, impian dan kepercayaan, maka pada bulan Februari Effendy dapat meraih posisi bintang empat dan bonusnya sungguh membanggakan.
Dengan bukti bonus yang diterimanya itu Effendy makin meyakini bahwa bisnis MLM di Tianshi memberikan harapan dan benar-benar nyata. Sejak saat itu semangat Effendy tak bisa dibendung untuk menjalani bisnis MLM di Tianshi di sela-sela waktu kerjanya.

Awal semangat di Tianshi

Dari bukti bonus yang diterima pertama kalinya, Effendy tak ragu lagi untuk menjalani bisnis MLM di tianshi sehingga dirinya ingin meraih sukses bersama jaringannya atau para mitranya. Untuk itulah, dirinya mulai membangun jaringan di antaranya di Tasikmalaya.
Selama 4 bulan Effendy tak bosan-bosannya bolak-balik dari Bandung ke Tasikmalaya untuk membina jaringan yaitu dengan cara mengajar pertemuan di Bandung (karena saat itu pertemuan Tianshi hanya di Bandung), namun tak seorang pun bersedia diajak. Setiap pertemuan hanya dirinya sendiri yang datang, sehingga leadernya seperti Trisulo dan Louis akhirnya mengingatkan katanya: “apabila mau berhasil menjalankan bisnis MLM di Tianshi maka ajaklah teman-teman atau kenalan untuk ikut pertemuan, sehingga mereka semua pintar, bukan pintar sendirian.”
Memperoleh perhatian dan support demikian, Effendy agak terperanjat dan sedikit malu juga, sebab selama empat bulan hanya berhasil mengajak satu orang (yang saat ini sudah berposisi bintang tujuh) untuk pertemuan di Bandung. Biarpun demikian, Effendy tetap bersemangat untuk dapat mengajak teman atau kenalannya ikut pertemuan di Bandung.

Hal-hal yang mempengaruhi semangat Effendy
Meyakini bahwa perusahaan Tiansi adalah besar, produknya yang bagus dan tidak ada saingannya serta sistemnya yang mudah untuk membantu keberhasilannya.
Bonus pertama Rp 140.000,- dan bulan kedua telah mencapai di atas satu juta rupiah.
Ingin mempunyai kehidupan yang cukup, bagaikan air kran bila kita menginginkan kapan saja dapat membukanya
Langkah paling sulit dalam kehidupan

Setelah sembilan bulan menekuni bisnis MLM di Tianshi, posisinya telah meningkat menjadi bintang lima. Meski jaringan telah berkembang, namun bonus yang diterima belum sesuai target yang diharapkan yaitu 5 juta rupiah. Dalam situasi demikian dirinya dihadapkan pada suatu keadaan yang sangat sulit, yaitu bekerja terus sambil menjalankan bisnis MLM di Tianshi atau memilih salah satu. Melalui perenungan dan pemikiran yang panjang akhirnya dirinya harus berani memilih dan akhirnya Effendy memutuskan memilih Tianshi dan melepaskan pekerjaannya yang telah lama ditekuninya.

Hambatan yang sering dijumpai
Penolakan dari keluarga, teman dekat maupun kenalannya. Oleh karenanya harus memiliki mental baja.
Belum dapat menjalankan secara maksimal sehingga dia harus pintar-pintar mengatur waktu.

Setelah full di Tianshi

Jiwa yang tegar dan pikiran yang positif telah mematangkan langkah Effendyi maka setelah sebulan menjalani bisnis di Tanshi secara penuh, peringkatnya langsung naik ke posisi bintang enam dan bonusnya langsung meningkat dengan jumlah yang luar biasa, yaitu lebih dari 5 juta rupiah. Tak terasa bahwa target penghasilannya yang diinginkan telah terlampaui, ia tidak bisa main-main lagi dalam menjalani bisnis mlm di Tianshi. Melihat prestasi yang dialami oleh Effendy, maka Louis sebagai upline nya juga merasa sangat senang. Louis selalu mensupport agar jangan puas sampai di situ saja, tetapi ditingkatkan terus prestasinya.
Bulan berganti bulan, dan memasuki tahun 2002 prestasi dan posisi pun juga semakin meningkat, hingga akhirnya posisi bintang tujuh di raihnya. Bonusnya pun meningkat hingga di atas 10 juta rupiah. Akhirnya pada bulan Mei 2002 ia memperoleh penghargaan yang membanggakan bagi setiap member di Tianshi berupa satu unit mobil mewah BMW. Penghargaan ini diterima oleh Effendy dan diserahkan secara simbolis oleh pendiri dan Presiden Tianshi Mr. Li Yinyuan (Mr. Li) di Istora Senayan Jakarta bersama penerima penghargaan lainnya dari seluruh dunia.

Hal-hal yang mempengaruhi kesuksesan
Karena sikapnya yang positif dan mau belajar (teachable) dengan upline maupun downlinenya.
Mengikuti apa yang dikatakan oleh uplinenya (leadernya) dan jiplak secara habis. Menurutnya bahwa Louis mengatakan semakin anda bandel mendengar kepada upline maka anda akan semakin lambat naik ke puncak, makanya dirinya tak mau bandel, sebab dirinya ingin cepat sampai ke puncak kesuksesan.
Dari leadernya terutama Louis, sebab apa yang juga dilakukan, dia selalu memberi visinya dan memiliki pikiran maju.

Strategi khusus Effendi dalam mencapai sukses
Melakukan meeting (pertemuan) atau membuat pertemuan di rumah atau tempat-tempat khusus. Pertemuan rutin dan OPP wajib dilakukan.
Melalukan konsultasi dengan upline/sponsor yang aktif. Menurutnya suatu prestasi bukan saja hasil kerja tetapi juga merupakan anugerah sehingga jangan sampai memiliki sifat sombong.
Berusaha habis-habisan di Tianshi.
Apabila memperoleh penolakan, dirinya tetap ramah dan senantiasa memberikan informasi untuk dapat dipelajari, siapa tahu suatu saat diperlukan, dan meminta referensi pada teman atau sahabatnya.
Tanggung jawab terhadap jaringan yang belum maju
Mencoba untuk memberikan support dan meningkatkkan tentang haknya yang dapat meraih sukses dan dapat mencapai hidup kaya.
Mengajak kerja sama, sebab setiap anggota pada dasarnya memiliki tanggung jawab yang sama dengan dirinya.
Membantu melalui support system yaitu dengan OPP, seminar sukses, sebab jika harus dilakukan pada setiap orang semua bisa “teler” alias tidak mungkin dilakukan secara pribadi, maka harus selalu melalui system.
Special support terhadap mitranya
Setiap mitranya agar dapat melakukan sesuai yang telah diajarkan di support system LNI melaui tujuh langkahnya.
Melakukan konsultasi dengan upline sesering mungkin.
Bahwa setiap orang itu penting oleh karena itu harus saling menghargai.
Setelah memperoleh penghargaan

Kini, semua keluarganya termasuk Omanya mendukung usahanya di Tianshi, begitu juga teman-temannya telah bergabung menjalani bisnis MLM di Tianshi. Menurut Effendy bahwa posisi bintang tujuh (*7) itu enak, tetapi bintang delapan (*8) benar-benar enak. Demikian ungkapnya sambil tertawa lebar, sebab saat ini dirinya telah meraih posisi bintang delapan (*8) yang bonusnya telah mencapai puluhan juta setiap bulan dan jumlah jaringannya juga telah mencapai ratusan orang. Bonus yang diberikan dari Tianshi sesuai dengan tanggung jawab yang diembannya.

Kiat sukses dan kehidupannya
· Memiliki impian yang kuat dan jelas dan impiannya merupakan bosnya.
· Sikap yang positif dan benar.
· Mengikuti saran sponsor/upline.
· Just focus and just do it.
· Memiliki pendirian.
· Jiplak habis/duplikasi apa yang dilakukan dan dikatakan oleh sponsor aktif.
· Semakin anda bandel mendengar sponsor anda semakin lambat anda naik.
· Dan jadilah teachable
· Be a good team player.
· Trust your hope not your fear.
· Ora et labora.
· Menjadi orang yang berguna pada orang yang dikasihi, masyarakat dan Negara.



KOMPETISI KE PUNCAK

Ketika MLM masuk ke Indonesia pada saat itu perniagaan ini belum banyak dikenal orang. Sebagai sebuah industri bisnis, MLM terus mengembangkan jaringannya. Dan kini, seiring dengan perjalanan waktu, telah banyak MLM yang mencatat sukses serta melahirkan jutawan-jutawan yang bergelut didalamnya. Nama-nama para bintang dalam MLM kemudian muncul dengan segenap kisah suksesnya yang mengundang decak kagum. Mereka melangkah pasti menuai sukses berikutnya mewujudkan mimpi-mimpinya.
Dari kenyataan ini, kecenderungan besar yang kemudian terjadi adalah kompetisi yang ketat dari berbagai MLM dalam menggunakan strategi, merebut peluang pasar serta mengembangkan promosi serta memperkokoh jaringan usaha. Dari semua MLM yang berkiprah itu kemudian seleksi alampun terjadi. Hanya MLM yang benar-benar tangguh yang dapat bertahan dan mengembangkan dirinya di Indonesia. Demikian juga orang-orang yang bergulat di dalamnya. Hanya mereka yang punya kesungguhan, memelihara semangat dan terus mengembangkan dirinya yang bisa meraih kesuksesan.
Dengan demikian, kesuksesan industri MLM adalah kesuksesan para penggiat juga. Dalam kompetisi MLM semakin tajam saat ini, nampak bahwa yang berada di puncak kesuksesan diawali karena adanya keyakinan yang kuat terhadap kesuksesan, selain itu semangat yang menggelora, penampilan prima dan tak mau kenal lelah serta mereka mau melebur dengan masyarakat sebagai wahana untuk memperkuat dan mengembangkan jaringan perniagaan.
Memperhatikan fenomena seperti inilah nampaknya dimasa depan, ketika pasar bebas mulai diberlakukan, sangat terbuka kemungkinan munculnya kecenderungan-kecenderungan ikutan yang dapat kita saksikan.
Aan Zainal Hafid, Redaktur global Net.

ini Fhoto aku sm bpk Effendy


efendi

Ttng Saya

  • I'm Unknown
  • From
My profile

Arsip

Powered by Kamalius